Langkah ke 8 Sapto Satrio Mulyo Teras Citeureup

Bersatu Membangun Kabupaten Bogor

DPRD Kab. Dapil 1

DPRD Kab. Dapil 1

4 Tips Sehat

7 Tips Sehat

8 Tips Sehat

DPC NasDem Citeureup dan Cibinong, Bersatu Menangkan NasDem

Citeureup (TerasCiteureup) - Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Citeureup, Toto Sunarto, dan Ketua DPC Cibinong, Amir, bersatu untuk memenangkan Partai NasDem pada Pemilu 2019 mendatang. Keduanya, bersepakat untuk mensosialisasikan kebijakan Ketua Umun, Surya Paloh, meliputi 3 (tiga) hal. 

Pertama, mensosialisasikan keberhasilan pembangunan pemerintahan Jokwi, dan menjelaskan berbagai isue yang mendiskreditkan Jokowi adalah tidak benar.
Kedua, mensosisialisasikan Partai NasDem sebagai Partai yang paling pertama mendukung Jokowi sebagai Presiden 2019-2024, serta mencanangkan Restorasi Indonesia, VisI dan Misi Partai NasDem, sebagai satu satunya Partai yang Anti Mahar. 

Ketiga, memfasilitasi Caleg NasDem untuk mensosialisasikan visi, misi dan program masing2 Caleg. 

Selain itu, kang Toto dan Kang Amir, bertekad agar semua Ketua DPC khususnya di Dapil I, yang mencakup 7 (tujuh) DPC untuk bersinergi. Untuk mewujudksn solidaritas dan militansi kader NasDem, kedua seringkali mengadakan pertemuan dan pertandingan olah raga antar DPC. 

Ketika ditanya, seberapa besar peluang kemenangan Partai NasDem di 2019, Kang Toto dan Kang Amir, optimis, setidaknya untuk DPRD Kabupaten dapat 2 (dua)kursi.  

Masyarakat Bogor, adalah masyarakat yang sangat cair. Artinya, masyarakat tidak mempunyai keterikatan yang kuat dengan partai tertentu. Dukungan masyarakat, sangat ditentukan bagaimana cara Partai dan Caleg dapat meyakinkan mewujudkan harapannya. 

Lebih lanjut, Kang Toto menjelaskan, dirinya merasa mudah dapat meyakinkan masyarakat untuk memilih Partai NasDem. Hal itu disebabkan karena masyarakat sudah sangat cerdas, mana Ketua Umum Partai yang tidak ambisi, dan partai mana yang dianggap bersih. Dirinya, sebagai kader dan sekaligus sebagai Ketua DPC, merasa puas. Semua masyarakat, kalau ditanya, partai mana yang anti mahar? Semua menjawab Partai NasDem. (Agus Pranoto)

Saya Saksi Hidup Sejarah Indonesia Merdeka

Rakyat harus Bersyukur Kalian mempunyai Presiden yang Peduli Nasib Bangsa dan Nasib Keturunan mu!

Jokowi Presiden Terhebat Sepanjang sejarah Dunia, dalam Tempo 5 Tahun Cita-cita Bung Karno dan Pak HartoTerealisasi semuanya!

Saya Saksi Hidup Sejarah Indonesia Merdeka, sejak Jokowi Berkuasa, Mafia dan Pejabat Korup Lumpuh dan Bangkrut

_Jusuf Kalla_

Menjawab Hoax - Indonesia Dikuasai Asing


Tenaga Asing yang Bekerja di Indonesia

  • China Menguasai Surat Utang Amerika US$ 1.15 Trilyun -> Apakah Amerika Dicaplok Oleh China?
  • Arab Investasi di China 870 Trilyun -> Apakah Rakyat China Terkencing-kencing Merasa Dijahah oleh China?
  • Amerika Investasi di Singapore 122 Trilyun -> Apakah Warga Singapore Otomatis Jadi Antek Asing?
  • Tenaga Kerja Asing yang Bekerja di Indonesia sebanyak 74.183 ribu dan 21.271 ribu bersala sari China disusul Jepang dll -> Sebagian dari Kita Sudah Terkencing-kencing Merasa Dijajah oleh China
Tenaga Kerja Kita yang Bekerja di Luar Negeri
252.000 TKI bekerja di Taiwan
81.000 TKI bekerja di China
153.000 TKI bekerja di Hongkong
16.000 TKI bekerja di Macau

Apakah Rakyat Taiwan, China, Hongkong, dan Macau merasa Dijajah oleh Indonsia

Mereka bisa bernalar dengan BENAR, Karena Mereka Bisa Membedakan Antara Bisnis Dengan Kedaulatan Negara

"DUNIA ABAD XXI tidak dipetakan lagi oleh Suku Ras dan Agama. 
Masyarakat modern sudah tidak mempermasalahkan lagi perbedaan keyakinan.
Mereka bersama-sama membangun peradaban
Di sini tidak begitu, yang didahulukan hanya kebencian karena takut berkompetisi, dan takut kalah dalam persaingan hidup.
Kemudian dibalut dengan pemahaman sempit dalam beragama"

Sumber : disalin dari gambar di atas

SAPTO SATRIO MULYO - 8 - MAKNA BUDI PEKERTI

  1. Budi Pekerti adalah sebuah sistem didalam pikiran orang waras, yang dapat memberikan keseimbangan, dan keharmonisan dalam hidup bermasyarakat, karena budi pekerti berperan sebagai identitas dan budaya bangsa.
  2. Budi pekerti adalah tingkah laku, perangai, akhlak, dan watak. 
  3. Budi pekerti secara epistimologi, Budi berarti kesadaran, pengertian, pikiran, dan kecerdasan, sementara Pekerti bermakna penampilan, perilaku, yang dapat diartikan sebagai sebuah kesadaran seseorang dalam bertindak dan berperilaku.
  4. Budi pekerti merupakan sebuah sikap positif, juga didalamnya termasuk tindakan sopan santun, yang yang diperoleh dari kebiasaaan yang dilakukan sejak kecil.
  5. Budi pekerti adalah sebuah sikap yang akan terbentuk dalam benak setiap orang waras dengan sendirinya, melalui empatinya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat diartikan sebagai moral, etika, akhlak mulia, tata krama, dan sopan santun.
  6. Budi Pekerti merupakan ukuran moral yang baik atau buruk, hal ini tergantung pada nurani yang dimiliki oleh seseorang. Apakah dia waras atau tidak,,, 
  7. Budi Pekerti sepertinya sangat mirip dengan moral, tetapi berbeda dengan etika, karena pengertian etika adalah sebuah kebiasaan yang diterima oleh kelompok, organisasi, atau masyarakat tertentu. 
  8. Budi pekerti adalah sebuah nilai luhur yang diturunkan secara turun temurun, dari Leluhur Nenek Moyang Bangsa Indonesia.


Seseorang yang memiliki budi pekerti, akan memiliki moral yang baik, dan akan membentuk etika orang tersebut menjadi baik. Foto - Istimewa

Kebun Wisata Pasirmukti

Kebun Wisata Pasirmukti merupakan  kebun wisata agro yang ramah lingkungan dengan panorama hamparan sawah diantara kebun buah dan kolam pancing ikan, memiliki lahan seluas 15 ha.

Terletak diantara Desa Tajur, Pasirmukti, dan Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat. Kebun Wisata Pasirmukti dapat ditempuh ± 60 menit dari Jakarta.

Jam operasional Kebun Wisata Pasirmukti adalah pukul 08.00 – 17.00 WIB setiap hari.

Foto : Istimewa

Daftar Rumah Sakit di Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor

  • RS Umum Annisa, JL. Raya Karanggan No. 02 Puspasari, Citeureup Bogor 16810, Telp : 021-8756780, 021- 8752628, Email: rsiaannisa.ra@gmail.com


KPU: Bakal Caleg Belum Boleh Lakukan Kampanye Pemilu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengatakan para bakal calon legislatif (caleg) belum boleh melakukan kampanye untuk Pemilu 2019. Spanduk-spanduk bakal caleg yang saat ini sudah bertebaran di daerah harus ditertibkan.

"Sosialisasi bakal caleg tidak diperbolehkan, sebab memang belum saatnya untuk melakukan kampanye," ujar Wahyu kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/2).

Dia melanjutkan, sosialisasi yang dilarang yakni memasang foto bakal caleg dalam bentuk baliho, spanduk, atau gambar lain. Gambar-gambar yang dimaksud untuk dilarang adalah gambar bakal caleg, dengan nomor urut beserta lambang parpol pendukungnya dan disertai informasi daerah pemilihan (dapil).

Pelarangan ini, lanjut Wahyu, merujuk kepada aturan terkait masa kampanye Pemilu 2019 yang baru dimulai pada 23 Desember 2018. Dalam aturan tersebut, masa kampanye baru bisa dimulai tiga hari setelah pengumuman daftar calon tetap (DCT) anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota dan DPD.

"Kampanye itu setelah penetapan DCT. Dengan begitu, semua spanduk yang saat ini ada, baik spanduk bakal caleg, spanduk cawapres juga harus dicopot, " tegas Wahyu.

Sebelumnya, Wahyu menegaskan jika parpol peserta Pemilu 2019 dilarang melakukan kegiatan kampanye di media massa sebelum 23 September 2018. Selama jeda waktu tujuh bulan sebelum masa kampanye, parpol hanya boleh melakukan kegiatan sosialisasi parpol secara internal.

Jeda waktu yang dimaksud, terhitung setelah pengambilan nomor urut hingga sebelum 23 September mendatang.

Sumber: https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/02/21/p4i4ku280-kpu-bakal-caleg-belum-boleh-lakukan-kampanye-pemilu
Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Citeureup yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram

Bogor Sehat (Sejahtera, Aman dan Tentram )

Artikel Baru

Artikel Lama